Tulus

tulus

Hari ini tengah malam sedang persiapan buat ujian yang sedikit membuat Kopfschmerzen. hehe. Seperti biasa mencari inspirasi sejenak dari internet. Saya akan menulis tentang “Tulus”,  yang kebetulan saya liat hari ini dia sedang di Stuttgart masih satu stadt dengan Offenburg yaitu di Baden Wurtemberg. hehe, penting ya? Menurut instagram uda tulus , sepertinya dia lagi membuat video klip untuk lagu “Jangan Cintai Aku Apa Adanya”.

Menurut saya ini orang akan eksis di belantika musik tanah air sampai waktu yang cukup lama. Pertama karena dia sudah terbukti bisa survive dengan perusahaan rekamannya sendiri, dan menciptakan pasar sendiri, memiliki suara yang merdu, dan menciptakan lirik dengan tema-tema yang tidak biasa. Super out of the box.

Saya membaca dari beberapa referensi dan wawancara tentang tulus, bahwa dia memulai karir semenjak kuliah .  Manggung dan bergaul dengan komunitas minat dan bakat yang sama untuk mengembangkan diri juga dilakukan semenjak kuliah, tapi saya yakin dia melakukan hal ini sudah sejak lama. Kalau produk jadinya  kaya uda tulus berarti seharusnya wajib bagi kita yang masih mahasiswa untuk juga mengikuti jalan yang sama. Masuk ke Unit-unit dan teman sepergaulan yang memiliki minat yang sama agar kita dapat lebih berkembang. Mulai membangun link-link yang memungkinkan potensi kita jauh lebih meledak.

Saya suka sama idealisme uda Tulus untuk berjalan di atas kaki sendiri. Saya membayangkan betapa tidak mudahnya proses kreatif tersebut. Mulai dari ngumpulin band, membuat lirik, mengaransemen musik, meyakinkan kakaknya untuk memproduseri musiknya, sungguh bukan urusan yang mudah. Kalau misalnya dia memulai karir di semester ke 6 maka usia star sampai di posisi yang sekarang sudah  sekitar 6 taun. Bukan perkara mudah berjibaku dengan masalah-masalah yang mungkin menerpa saat proses kreatif tersebut,

Kalau ngeliat orang-orang kaya Tulus yang nekat sekali untuk memulai perjuangan, saya jadi berkaca bahwa selama ini saya masih merasa di zona amat sangat nyaman sekali belum bisa memperjuangkan hal yang benar-benar saya sukai.

Ya namanya juga hidup. Hidup sebuah pencarian dan perjuangan. Mencari sisi terbaik dan memperjuangkan agar menjadi hal-hal yang bermanfaat.

Poinnya adalah bagi teman-teman yang baru mau masuk kuliah , jangan ragu-ragu untuk masuk ke dunia yang kita sukai dengan cara masuk ke komunitas-komunitas yang membantu kita berkembang.

Salam perjuangan dari 11 26, Germany timezone. Sukses selalu buat kalian yang juga sedang berjuang meraih cita-cita.

sumber gambar: http://digilive.co.id/images/article/image/471e8pex1k4gh.jpeg
Advertisements

2 thoughts on “Tulus

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s